PERGUNAKANLAH WAKTU YANG ADA DENGAN BAIK
Kesaksian PS Alfeus dari Bintulu
BINTULU, SARAWAK — Di tengah suasana santai bersama keluarga, PS Alfeus menunjukkan bahwa pelayanan tidak mengenal jeda.
Sore itu, ia bersama keluarga sedang berada di McDonald’s Bintulu. Setelah selesai makan bersama anaknya, suasana menjadi lebih tenang. Sang anak menikmati tontonan cerita anak-anak melalui YouTube di tablet miliknya.
Namun bagi PS Alfeus, waktu luang adalah kesempatan berharga.
“Saya menggunakan waktu ini untuk membuat garis besar khotbah yang sedang saya persiapkan untuk pelayanan besok pagi di gereja, dan juga untuk pelayanan melalui Zoom pada malam hari,” tuturnya kepada Meja Redaksi.
Di tengah keramaian restoran cepat saji, ia membuka perangkatnya dan mulai menyusun poin-poin firman yang akan disampaikan. Tidak perlu ruang khusus. Tidak harus suasana yang sunyi sempurna. Yang terpenting adalah komitmen untuk setia mengelola waktu.
Ia mengingat firman Tuhan dalam Efesus 5:16:
“Dan pergunakanlah waktu yang ada, karena hari-hari ini adalah jahat.”
Juga dalam Kolose 4:5:
“Hiduplah dengan penuh hikmat terhadap orang-orang luar, pergunakanlah waktu yang ada.”
Menurutnya, kedua ayat ini menegaskan bahwa waktu adalah anugerah yang harus dipakai dengan bijaksana. Kesibukan keluarga dan pelayanan bukan alasan untuk menunda tanggung jawab rohani.
“Setiap tempat bisa menjadi ruang persiapan pelayanan,” ujarnya. “Yang penting adalah hati yang mau setia.”
Dari sebuah meja sederhana di restoran, pesan itu kembali diteguhkan: waktu yang ada harus dipergunakan dengan baik, karena setiap kesempatan adalah bagian dari panggilan untuk melayani.
Demikian kesaksian PS Alfeus.
