Sudutpandangnews.com SEOUL/NEW YORK, 2 April 2026 — Hyundai Motor Company meluncurkan kampanye global bertajuk “Next Starts Now” menjelang FIFA World Cup 2026, sekaligus menegaskan ekspansi teknologi mobilitas dan robotika perusahaan di panggung olahraga dunia. Peluncuran kampanye tersebut dilakukan dalam ajang New York International Auto Show 2026.
Dalam turnamen yang akan digelar di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko itu, Hyundai berencana mengerahkan robot humanoid Atlas dan robot berkaki empat Spot hasil kolaborasi dengan Boston Dynamics. Kedua robot tersebut akan ditempatkan di sejumlah lokasi pertandingan untuk mendukung operasional turnamen, meningkatkan interaksi dengan penonton, serta menunjang aspek keamanan dan efisiensi stadion.
Selain dukungan teknologi, Hyundai juga menunjuk Son Heung-min sebagai brand ambassador global untuk kampanye tersebut. Kapten tim nasional Korea Selatan yang juga memperkuat LAFC itu tampil bersama robot Atlas dalam materi promosi terbaru perusahaan.
Presiden dan CEO Hyundai, José Muñoz, mengatakan kemitraan selama 27 tahun dengan FIFA kini memasuki fase yang lebih ambisius. Menurut dia, perusahaan ingin menghadirkan pengalaman baru bagi penggemar melalui integrasi teknologi robotika dan mobilitas masa depan.
Tidak hanya berfokus pada turnamen, Hyundai juga memperluas inisiatifnya ke level komunitas melalui program kamp pelatihan sepak bola usia dini di empat kota tuan rumah, yakni Atlanta, Miami, New Jersey, dan Los Angeles. Program ini ditujukan bagi anak-anak usia 6 hingga 12 tahun dan akan dipandu legenda sepak bola dunia Mia Hamm serta Tim Howard.
Sebagai bagian dari keterlibatan generasi muda, Hyundai bersama FIFA juga meluncurkan kompetisi menggambar global “Be There With Hyundai”. Karya terpilih dari anak-anak akan ditampilkan pada bus resmi tim nasional selama Piala Dunia 2026.
Langkah ini menandai upaya Hyundai untuk memperkuat citra sebagai perusahaan teknologi mobilitas yang tidak hanya hadir di sektor otomotif, tetapi juga dalam pengembangan pengalaman olahraga global berbasis inovasi.
(N.Pohan)
