Sudutpandangnews.com Jakarta, 30 April 2026 — Kawasan komersial Plaza Convill yang menjadi bagian dari pengembangan Apple 3 Condovilla, Jakarta Selatan, terus memperkuat daya saing melalui strategi penguatan komposisi tenant (tenant mix). Terbaru, dua restoran, Pappajack dan Daikoku Suteki, resmi beroperasi dan menambah daya tarik kawasan sebagai destinasi kuliner dan lifestyle.
Langkah ini merupakan bagian dari strategi PT Diamond Citra Propertindo Tbk (DADA) untuk meningkatkan aktivitas komersial sekaligus mendorong pertumbuhan nilai properti di kawasan tersebut.
Direktur Utama DADA, Adam Bilfaqih, mengatakan penguatan ekosistem kuliner menjadi pendekatan utama dalam mengoptimalkan performa kawasan mixed-use seperti Plaza Convill.
“Momentum peningkatan konsumsi masyarakat pada periode peak season kami manfaatkan untuk mengakselerasi kinerja komersial. Kehadiran tenant baru ini diharapkan mendorong lonjakan traffic, meningkatkan tingkat okupansi, serta memperkuat positioning Plaza Convill sebagai destinasi lifestyle unggulan,” ujarnya.
Adam menambahkan, Plaza Convill yang berada dalam kawasan Apple 3 Condovilla dirancang dengan konsep mixed-use yang mengintegrasikan hunian, area bisnis, dan komersial dalam satu ekosistem. Berlokasi strategis di koridor Karang Tengah–Lebak Bulus, kawasan ini memiliki captive market yang berasal dari penghuni, pekerja, hingga masyarakat sekitar.
Penambahan tenant kuliner dinilai efektif dalam meningkatkan kunjungan (foot traffic) sekaligus memperpanjang durasi kunjungan (dwell time). Pappajack hadir dengan konsep Asian fusion casual dining, sementara Daikoku Suteki mengusung Japanese premium dining, sehingga memperluas segmentasi pasar mulai dari keluarga hingga pelaku bisnis.
Direktur PT Daikoku Suteki Internasional, Bongso Suharmin, menilai kawasan ini memiliki potensi pasar yang kuat seiring meningkatnya aktivitas komunitas dan mobilitas di sekitarnya.
“Kami melihat Plaza Convill memiliki traffic yang terus berkembang. Ini menjadi peluang untuk menghadirkan pengalaman dining yang tidak hanya berfokus pada kuliner, tetapi juga pada experience,” jelasnya.
Nilai Properti Tumbuh Double Digit
Dari sisi bisnis properti, penguatan tenant komersial terbukti memberikan dampak langsung terhadap peningkatan nilai kawasan. Manajemen DADA mencatat, nilai properti di kawasan Plaza Convill Apple 3 tumbuh sekitar 10–12 persen per tahun.
CEO DADA, Bayu Setiawan, menambahkan kolaborasi dengan mitra strategis seperti PT Java Teak Furn serta pelaku usaha F&B menjadi bagian dari upaya membangun ekosistem bisnis yang berkelanjutan.
“Sinergi antar pelaku usaha di dalam kawasan menjadi kunci untuk meningkatkan daya tarik sekaligus memperkuat daya saing Plaza Convill sebagai pusat lifestyle yang kompetitif,” ujarnya.
Dengan strategi menghadirkan tenant kuliner berkualitas serta dukungan infrastruktur kawasan, Plaza Convill Apple 3 diproyeksikan berkembang sebagai salah satu pusat lifestyle baru di Jakarta Selatan.
Penambahan Pappajack dan Daikoku Suteki menjadi langkah awal transformasi kawasan komersial tersebut, sekaligus menegaskan pentingnya kurasi tenant dalam mendorong kinerja bisnis properti berbasis mixed-use.
(N.Pohan)
