Sudutpandangnews.com Jakarta – PT Satria Antaran Prima Tbk (SAPX Express) berhasil membukukan kinerja positif sepanjang 2025 meski harus menghadapi tekanan ekonomi yang berdampak pada penurunan daya beli masyarakat dan perlambatan aktivitas konsumsi nasional.
Perusahaan jasa pengiriman yang dikenal dengan tagline #JagonyaCOD tersebut mampu menjaga stabilitas operasional melalui penguatan segmen bisnis dan penerapan strategi efisiensi yang berkelanjutan. Di tengah tantangan makroekonomi, SAPX Express tetap mencatatkan pertumbuhan laba usaha sekaligus meningkatkan nilai aset perusahaan.
Berdasarkan laporan keuangan tahun buku 2025, perseroan membukukan pendapatan sebesar Rp523,13 miliar. Meskipun mengalami penurunan dibandingkan tahun sebelumnya yang mencapai Rp682,51 miliar, perusahaan berhasil mempertahankan profitabilitas melalui optimalisasi operasional dan pengendalian biaya.
Dari sisi neraca, total aset SAPX Express meningkat 6,39 persen menjadi Rp410,53 miliar pada 2025, dibandingkan Rp385,88 miliar pada 2024. Sementara itu, laba usaha tumbuh 29,72 persen menjadi Rp10,11 miliar dari sebelumnya Rp7,80 miliar.
Adapun laba komprehensif tahun berjalan tercatat sebesar Rp9,56 miliar atau turun 58,98 persen dibandingkan tahun sebelumnya yang mencapai Rp23,30 miliar. Meski demikian, capaian tersebut menunjukkan kemampuan perusahaan menjaga kinerja positif di tengah kondisi pasar yang semakin kompetitif.
Manajemen menyebut segmen business-to-business (B2B) menjadi salah satu penopang utama kinerja perusahaan. Permintaan layanan logistik dari sektor perbankan, industri barang konsumsi cepat saji (FMCG), serta pelaku usaha yang membutuhkan distribusi terintegrasi masih menunjukkan tren yang solid sepanjang tahun.
Di sisi lain, transaksi dari sektor marketplace dan e-commerce tetap menjadi kontributor utama volume pengiriman, meskipun mengalami perlambatan seiring menurunnya konsumsi masyarakat. Untuk menjaga daya saing, perusahaan melakukan berbagai penyesuaian strategi operasional serta menjalankan program efisiensi biaya tanpa mengurangi kualitas layanan kepada pelanggan.
Kinerja SAPX Express sepanjang 2025 juga mendapat pengakuan dari sejumlah mitra strategis dan pelaku industri. Perseroan berhasil meraih penghargaan Best Courier Partner 2025 dari DHL serta The Best Logistic Partner 2025 dari Everpro. Selain itu, perusahaan menerima penghargaan Operational Excellence dalam ajang Asia Consumer Sourcing Expo (CSE Asia) Indonesia.
Penghargaan tersebut dinilai menjadi indikator kuat atas kemampuan perusahaan mempertahankan kualitas layanan dan standar operasional di tengah persaingan industri logistik yang semakin ketat.
Sementara itu, dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) Tahun Buku 2025 yang digelar pada 10 Juni 2026, perseroan mengajukan lima agenda utama. Di antaranya persetujuan laporan tahunan dan laporan keuangan auditan 2025, penetapan penggunaan laba bersih, penetapan remunerasi Direksi dan Dewan Komisaris untuk tahun 2026, penunjukan Kantor Akuntan Publik, serta persetujuan rencana pemberian jaminan atas sebagian atau seluruh aset perusahaan guna mendukung kebutuhan pembiayaan di masa mendatang.
Rencana pembiayaan tersebut mencakup berbagai alternatif pendanaan, termasuk penerbitan surat utang, fasilitas sindikasi, maupun fasilitas pembiayaan bilateral dari lembaga keuangan domestik maupun internasional.
Di tengah dinamika industri logistik yang terus berkembang, SAPX Express juga menegaskan komitmennya untuk memperkuat penerapan tata kelola perusahaan yang baik (Good Corporate Governance/GCG). Perseroan menilai tata kelola bukan sekadar pemenuhan regulasi, melainkan bagian penting dari strategi menjaga keberlanjutan usaha dan meningkatkan kepercayaan para pemangku kepentingan.
Dengan fokus pada efisiensi, penguatan layanan, serta tata kelola yang berkelanjutan, SAPX Express optimistis dapat mempertahankan pertumbuhan bisnis dan memanfaatkan peluang yang masih terbuka di sektor logistik nasional.
(N.Pohan)
