CNY OPEN HOUSE — RUMAH TERBUKA YANG MENGUATKAN IMAN
Kesaksian PS Alfeus kepada Meja Redaksi
BINTULU, SARAWAK — Suasana Tahun Baru Cina masih terasa hangat. Dalam rangkaian perayaan tersebut, PS Alfeus bersama keluarga menerima undangan open house atau rumah terbuka dari seorang tuan rumah yang menjemput mereka untuk makan malam bersama.
Menurut PS Alfeus, momen seperti ini bukan hanya sekadar jamuan makan, tetapi ruang kebersamaan yang penuh makna.
“Tuan rumah menjemput kami dengan penuh kasih. Kami gunakan kesempatan ini untuk saling berbagi cerita, saling memberkati, menginspirasi, dan memotivasi satu sama lain,” tuturnya kepada Meja Redaksi.
Menariknya, dalam pertemuan itu hadir juga seorang saudara yang sedang menjalani ibadah puasa. Momen tersebut sekaligus menjadi kesempatan untuk berbuka puasa bersama. Kebersamaan lintas momen itu menjadi gambaran indah tentang saling menghormati dan hidup berdampingan dalam kasih.
Bagi PS Alfeus, kebersamaan seperti ini mencerminkan nilai iman yang nyata dalam kehidupan sehari-hari. Ia mengingatkan firman Tuhan dalam Mazmur 107:1:
“Bersyukurlah kepada TUHAN, sebab Ia baik! Bahwasanya untuk selama-lamanya kasih setia-Nya.”
“Di tengah perbedaan latar belakang dan kesibukan masing-masing, kita masih diberi kesempatan untuk duduk bersama dan bersyukur,” ungkapnya. “Itu adalah anugerah.”
Dalam suasana santai dan penuh sukacita tersebut, doa dinaikkan sebagai ungkapan syukur atas kebaikan Tuhan sepanjang tahun yang telah dilewati. Tidak ada sekat. Tidak ada jarak. Yang ada adalah hati yang bersyukur.
PS Alfeus meyakini bahwa rumah terbuka bukan hanya tradisi budaya, tetapi juga kesempatan untuk mempererat persaudaraan, memperkuat iman, dan menumbuhkan kasih.
“Selama masih ada kesempatan untuk berkumpul dan berbagi, marilah kita menggunakannya untuk memberkati,” tutupnya.
Puji Tuhan.

Puji TUHAN. Haleluyah.
Puji TUHAN. Haleluyah. Selamat melayani Ps.Alfeus. Tuhan memberkatimu.