Sudutpandangnews.com SERANG – Persatuan Wartawan Nasrani Indonesia (PEWARNA Indonesia) terus mematangkan rencana penyelenggaraan program Gelar Budaya dan Doa yang akan dilaksanakan di tujuh provinsi di Indonesia. Sebagai langkah awal, Pengurus Pusat PEWARNA Indonesia melakukan audiensi dengan Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik, dan Persandian (Diskominfo SP) Provinsi Banten di Kota Serang, Senin (12/10/2026).
Pertemuan tersebut merupakan tindak lanjut atas permohonan audiensi kepada Gubernur Banten, Andra Soni, yang pada tahap pertama mendisposisikan pertemuan melalui Diskominfo SP Provinsi Banten.
Rombongan PEWARNA Indonesia dipimpin langsung oleh Ketua Umum Yusuf Mudjiono. Dalam pertemuan itu, Yusuf memaparkan rencana kegiatan Gelar Budaya dan Doa sebagai bentuk kontribusi organisasi dalam memperkuat nilai-nilai kebangsaan melalui doa serta pelestarian budaya Indonesia.
Menurut Yusuf, di tengah berbagai dinamika yang dihadapi bangsa saat ini, masyarakat perlu terus diingatkan akan pentingnya doa dan menjaga warisan budaya sebagai salah satu kekuatan pemersatu bangsa.
“PEWARNA Indonesia berusaha berkontribusi bagi bangsa dan negara. Di tengah situasi saat ini, kami berinisiatif untuk kembali mengingatkan umat akan pentingnya doa. Budaya bangsa juga merupakan warisan luhur yang dapat menjadi pemersatu,” ungkap Yusuf.
Rencananya, rangkaian Gelar Budaya dan Doa akan berlangsung pada November 2026 dan diawali dengan kegiatan Apresiasi PEWARNA Indonesia (API) di Gedung Nusantara V, Senayan, Jakarta. Selanjutnya, kegiatan tersebut akan digelar di Banten, Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Daerah Istimewa Yogyakarta, Jawa Timur, dan berakhir di Bali.
Diskominfo Banten Buka Peluang Sinergi
Kepala Diskominfo SP Provinsi Banten, Beni Ismail, S.STP., M.Si., menerima rombongan PEWARNA Indonesia dengan didampingi sejumlah pejabat di lingkungan dinas, yakni Ahmad Subhan Syafaat, S.H., Kepala Bidang Pengelolaan Informasi dan Kemitraan Komunikasi, serta Nursaleh, S.E., dan Rudianto, S.E., selaku staf Diskominfo.
Menanggapi pemaparan tersebut, Beni Ismail menyampaikan bahwa rencana kerja sama PEWARNA Indonesia akan diteruskan kepada Gubernur Banten, Andra Soni. Ia juga melihat adanya peluang untuk membangun hubungan kemitraan yang lebih luas antara pemerintah daerah dan insan pers.
Beni berharap pertemuan tersebut dapat menjadi langkah awal bagi terwujudnya kolaborasi dalam berbagai program yang bermanfaat bagi masyarakat, khususnya dalam pembangunan daerah dan penyampaian informasi publik.
“Kami menyambut baik kedatangan rekan-rekan dari PEWARNA Indonesia. Tentu kami berharap ke depan bisa terus berkolaborasi dan bersinergi dalam berbagai program pembangunan dan informasi publik di Provinsi Banten,” ujar Beni.
Pertemuan ini menjadi bagian dari upaya PEWARNA Indonesia untuk memperkenalkan program Gelar Budaya dan Doa kepada pemerintah daerah sekaligus membangun komunikasi dan kerja sama dengan berbagai pemangku kepentingan.
Melalui kegiatan tersebut, PEWARNA Indonesia berharap nilai-nilai spiritualitas, kebudayaan, dan persatuan dapat terus dihidupkan dalam kehidupan bermasyarakat dan berbangsa.
Pengurus Pusat dan Daerah Hadir
Dalam audiensi tersebut, Ketua Umum PEWARNA Indonesia, Yusuf Mudjiono, didampingi Bendahara Umum Albert Muntu, Sekretaris Panitia Luther Kembaren, serta Gorollus Daniel Sitanggang.
Turut hadir jajaran Pengurus Daerah (PD) PEWARNA Indonesia Banten, yakni Ketua Pengurus Daerah Philip S. Buulolo, Sekretaris Daerah Bintang Tampubolon, Bendahara Daerah Melly, Wakil Ketua Yanto, serta Humas Mia.
PEWARNA Indonesia berharap komunikasi yang telah terbangun dengan Diskominfo SP Provinsi Banten dapat ditindaklanjuti menjadi sinergi positif, sehingga rencana Gelar Budaya dan Doa dapat berjalan dengan baik dan memberikan manfaat bagi masyarakat serta memperkuat semangat persatuan Indonesia.
(Red)
