Sudutpandangnews.com New York – Gelaran FIFA World Cup 2026 tidak hanya menghadirkan pertandingan sepak bola kelas dunia, tetapi juga pengalaman budaya dan teknologi bagi para penggemar. Hyundai Motor Company bersama FIFA Museum menghadirkan pameran interaktif bertajuk “Legacies of Champions” di Rockefeller Center, New York City, yang berlangsung hingga 19 Juli 2026.
Pameran tersebut menjadi ruang bagi publik untuk menelusuri perjalanan panjang Piala Dunia FIFA sejak pertama kali digelar pada 1930. Berbagai koleksi bersejarah, mulai dari jersey legendaris, artefak pertandingan, hingga dokumentasi para juara dunia dari berbagai era, ditampilkan untuk menggambarkan bagaimana turnamen sepak bola terbesar di dunia itu berkembang menjadi fenomena global.
Pembukaan pameran dihadiri Presiden FIFA Gianni Infantino, jajaran eksekutif Hyundai Motor Company, pengelola FIFA Museum, serta sejumlah legenda sepak bola dunia seperti Marco Materazzi, Christian Vieri, dan Roberto Baggio.
Mengusung tema “Legacies of Champions”, pameran ini tidak hanya menampilkan sejarah sepak bola, tetapi juga memperlihatkan bagaimana teknologi mulai memainkan peran penting dalam menciptakan pengalaman baru bagi para penggemar olahraga.
Salah satu daya tarik utama adalah kehadiran robot Spot dan Atlas yang dikembangkan oleh Boston Dynamics. Kedua robot tersebut ditempatkan di berbagai area pameran untuk berinteraksi dengan pengunjung sekaligus memperkenalkan perkembangan teknologi robotika yang kini menjadi bagian dari strategi inovasi Hyundai Motor Group.
Robot Spot akan hadir menyapa pengunjung di sejumlah titik dan terlibat dalam berbagai aktivitas interaktif. Sementara Atlas tampil sebagai pemandu digital yang membantu pengunjung menemukan area pameran serta menjadi objek foto yang menarik perhatian di kawasan Rockefeller Center.
Selain area pameran dalam ruangan, penyelenggara juga menghadirkan arena sepak bola interaktif di North Plaza Rockefeller Center mulai 6 hingga 19 Juli. Pengunjung dapat mengikuti permainan trivia bertema FIFA World Cup dengan cara menendang bola ke jawaban yang dianggap benar, menghadirkan sensasi layaknya berada di stadion pertandingan.
Area tersebut juga memanfaatkan teknologi Vehicle-to-Load (V2L) dari Hyundai IONIQ 9 untuk mendukung berbagai fasilitas pendukung, termasuk sistem pendingin dan aktivitas interaktif yang tersedia bagi pengunjung selama musim panas di New York.
Pameran ini turut menjadi panggung bagi program global “Be There With Hyundai”, sebuah inisiatif yang melibatkan anak-anak berusia 5 hingga 12 tahun dari berbagai negara untuk mengekspresikan dukungan mereka kepada tim nasional melalui karya seni.
Sebanyak 48 karya terpilih akan ditampilkan pada armada bus resmi tim nasional yang beroperasi selama FIFA World Cup 2026 di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko. Melalui program tersebut, suara dan kreativitas generasi muda dibawa ke salah satu ajang olahraga terbesar di dunia.
Menurut penyelenggara, pameran ini dirancang untuk memperlihatkan bagaimana sepak bola mampu menjadi jembatan yang menghubungkan berbagai budaya, generasi, dan komunitas global. Di sisi lain, kehadiran teknologi interaktif menjadi gambaran mengenai arah perkembangan pengalaman penggemar olahraga di masa depan.
Dengan memadukan sejarah, inovasi, dan partisipasi publik, “Legacies of Champions” menjadi salah satu destinasi yang menarik perhatian pengunjung selama berlangsungnya FIFA World Cup 2026 di Amerika Utara.
(N.Pohan)
