Sudutpandangnews.com Seoul, 7 Mei 2026 – Hyundai Motor Group memperkenalkan Pleos Connect, sistem infotainment generasi terbaru yang menjadi langkah awal transformasi perusahaan menuju era Software-Defined Vehicle (SDV).
Sistem ini dirancang untuk menghadirkan pengalaman berkendara yang lebih intuitif melalui integrasi kecerdasan buatan (AI), navigasi berbasis data, dan ekosistem aplikasi terbuka.
Pleos Connect akan debut pada Hyundai GRANDEUR terbaru di Korea Selatan mulai Mei 2026 sebelum diperluas secara bertahap ke pasar global. Hyundai IONIQ 3 menjadi model pertama di Eropa yang menggunakan sistem tersebut. Hyundai Motor Group menargetkan implementasi Pleos Connect pada sekitar 20 juta kendaraan Hyundai Motor, Kia, dan Genesis hingga 2030.
Senior Vice President dan Head of the Feature & CCS Sub-Division Hyundai Motor Group, Jongwon Lee, mengatakan Pleos Connect dikembangkan untuk menghadirkan pengalaman mobilitas yang lebih modern dengan pendekatan yang menyerupai penggunaan perangkat mobile.
“Pleos Connect merupakan sistem infotainment generasi terbaru yang menawarkan pengalaman mobilitas yang lebih baik bagi konsumen dengan memadukan platform yang mobile-friendly dan teknologi AI canggih,” ujar Jongwon Lee.
Sistem ini dibangun di atas tiga fondasi utama yakni kemudahan penggunaan, keamanan, dan keterbukaan. Hyundai juga menyematkan kemampuan pembaruan perangkat lunak over-the-air (OTA) sehingga fitur dan performa sistem dapat terus ditingkatkan tanpa perlu datang ke bengkel.
Dari sisi tampilan, Pleos Connect mengusung konsep kabin digital dengan dua layar utama. Layar tengah berukuran lebar dibagi menjadi beberapa zona yang menampilkan informasi kendaraan, navigasi, media, hingga aplikasi pihak ketiga. Sementara layar tipis di depan pengemudi dirancang untuk menampilkan informasi penting seperti kecepatan dan panduan navigasi tanpa mengganggu fokus berkendara.
Hyundai tetap mempertahankan tombol fisik di setir dan bawah layar utama guna meningkatkan keamanan dan memudahkan akses kontrol penting selama berkendara. Sistem juga mendukung gestur tiga jari untuk memindahkan atau menutup aplikasi dengan cepat.
Pleos Connect turut membawa pembaruan besar pada sistem navigasi. Hyundai menyebut navigasi baru ini menggunakan tata letak berbasis data pengguna sehingga fungsi yang paling sering dipakai lebih mudah diakses. Sistem juga mendukung tampilan modular yang memungkinkan navigasi berjalan berdampingan dengan aplikasi lain di layar besar.
Selain itu, panduan rute akan diperbarui secara real-time melalui data lalu lintas langsung dan peta daring untuk memberikan rute optimal selama perjalanan.
Salah satu fitur utama dalam sistem ini adalah hadirnya Gleo AI, asisten suara berbasis large language model (LLM). Teknologi ini memungkinkan pengguna mengendalikan berbagai fungsi kendaraan menggunakan bahasa alami.
Gleo AI mampu memahami konteks percakapan dan kondisi berkendara sehingga dapat merespons perintah abstrak seperti mencari restoran terdekat atau melanjutkan navigasi ke lokasi tertentu. Sistem juga mendukung beberapa perintah sekaligus dalam satu instruksi.
Tak hanya untuk pengaturan kendaraan, Gleo AI juga dapat digunakan untuk pencarian informasi seperti berita, cuaca, dan olahraga melalui integrasi pencarian web. Hyundai menyebut pengembangan berikutnya akan difokuskan pada layanan personal berbasis preferensi pengemudi.
Di sisi lain, Hyundai menghadirkan App Market sebagai platform terbuka untuk aplikasi pihak ketiga. Pengguna nantinya dapat mengakses layanan seperti YouTube, Spotify, hingga layanan navigasi tanpa perlu menghubungkan ponsel pintar.
Ekosistem ini juga dibuka bagi pengembang melalui platform Pleos Playground yang menyediakan API dan berbagai perangkat pengembangan aplikasi untuk kendaraan.
Melalui Pleos Connect, Hyundai Motor Group menegaskan arah transformasinya menjadi perusahaan teknologi mobilitas berbasis perangkat lunak. Dalam jangka panjang, perusahaan juga menargetkan pengembangan menuju Artificial Intelligence-Defined Vehicle (AIDV), yaitu kendaraan yang semakin mengandalkan interaksi AI personal dalam pengalaman berkendara.
(N.Pohan)
